Monday, March 4, 2019






‘‘PEMBENIHAN LELE DUMBO’’




Disusun Oleh :
Barnas Susanto Z, S.St.Pi
Penyuluh Perikanan Muda


Desa Tabalajaya Kecamataan Karang Agung Ilir
Dinas Perikanan

Kabupaten Banyuasin


PEMBENIHAN LELE DUMBO


Saat ini, Ikan Lele Dumbo merupakan ikan air tawar yang menjadi pilihan bisnis yang menjanjikan. Hal ini disebabkan karena Lele Dumbo mempunyai kelebihan dibandingkan ikan air tawar lainnya. Diantara kelebihan Lele Dumbo adalah mudah dipelihara dalam lahan yang terbatas, periode budidaya yang singkat, tahan terhadap penyakit dan harganya yang stabil di pasaran.
Untuk bisa menjamin berlangsungnya budidaya Lele Dumbo, diperlukan ketersediaan bibit Lele Dumbo secara kontinyu. Oleh karena itu perlu adanya petani yang berusaha di bidang Pembenihan Lele Dumbo.
Tahapan dalam pembenihan Lele Dumbo meliputi :

1.            Menyiapkan Media Pemijahan
a.       Menyiapkan bak pemijahan
Bak yang digunakan cukup dengan ukuran 2x3 m dengan dalam bak 1 m. bak dicuci dengan larutan permanganat dosis 1 sendok the dicampur dengan 3 liter air atau 5 gr / m3 air.
b.      Menyiapkan kakaban, terbuat dari ijuk yang dibingkai dengan bambu
c.       Menyiapkan air pemijahan, bak pemijahan diisi dengan air setinggi 40 cm.

2.            Menyiapkan Induk Lele
a.       Merawat induk lele, Induk lele yang akan dipijahkan harus diberi pakan yang baik agar dapat menghasilkan benih yang baik. Induk lele setiap hari diberi pakan daging bekicot atau ikan rucah. Pemberian pakan dilakukan pagi dan sore dengan dosis 10% dari berat badan. Bak penampungan induk dekat dengan bak pemijahan agar menangkapnya mudah. Sebaiknya induk jantan dan betina ditempatkan secara terpisah supaya tidak terjadi pemijahan liar.

b.      Memilih induk lele siap pijah
Ciri-ciri induk betina yang siap pijah adalah :
-  Bagian perut membesar dan lunak kalau diraba
-  Dubur terlihat merah dan lubang pengeluaran telur lunak melebar
-  Membuat gerakan mondar-mandir
-  Bagian dubur merah dan lunak, kalau diurut dari arah perut akan keluar cairan putih atau sperma

3.            Memijahkan Lele Dumbo
-  Isi bak pemijahan dengan air setinggi 40 cm
-  Pasang kakaban hingga menutupi 80% permukaan air. Lepaskan induk-induk lele yang sudah dipilih dengan perbandingan 1 betina dan 2 jantan
-  Proses pamijahan akan terjadi pada malam hari yang ditandai terlebih dahulu adanya kejar-kejaran antara induk betina dan jantan mengitari kakaban.
-  Amati pada pagi hari,telur-telur sudah dilepas dan menempel pada seluruh permukaan kakaban

4.            Menetaskan Telur
-  Menyiapkan bak penetasan telur, bersihkan terlebih dahulu bak-bak dengan permangkanat
-  Isi air penetasan setinggi 40 cm, pindahkan/angkat kakaban masukkan  ke dalam bak yang sudah disiapkan


-  Amati telur-telur tersebut setelah 24 jam dan telur-telur tersebut mulai menetas. Telur yang baik akan menetas setelah 35 jam. Anak ikan yang keluar dari telur masih sangat kecil dan lemah. Badan transparan dan kalau dilihat dengan mikroskop akan terlihat masih mengandung kuning telur. Telur-telur yang tidak terbuahi berwarna kuning susu dan tidak akan menetas serta akan membusuk. Telur-telur yang terbuahi terlihat kuning transparan dan akan menetas setelah 34 jam sampai dengan 48 jam dikeluarkan oleh induk.

5.            Pemeliharaan Larva
-             Menyiapkan bak untuk budidaya pakan alami berupa dapnia    atau cacing rambut. Cacing rambut  banyak dijual di kios-kios   pedagang ikan hias.
-            Setelah telur lebih dari 48 jam dan sudah terlihat banyak yang menetas maka kakaban diangkat secara hati-hati
-            Merawat larva, larva yang baru beberapa hari menetas kondisinya masih sangat lemah. Larva ini tidak memerlukan pakan tambahan sampai menunggu kandungan kuning telurnya habis. Kandungan kuning telur akan habis setelah menetas 7 hari. Untuk menjaga mortalitas yang tinggi perlu dipasang aerasi
-            Memberi pakan larva. Setelah7 hari, kandungan kuning telur yang ada sudah habis dan harus segera diberi pakan tambahan dari luar. Pakan pertama dapat diberikan kuning telur yang diblendersetiap pagi dan sore sebanyak satu butir per 5000 ekor. Pemberian pakan cacing rambut dapat diberikan setelah 11 hari dan juga dapnia.

6.            Pemanenan Benih Lele
        Panen benih lele bukan merupakan kegiatan akhir dari kegiatan budidaya. Pemungutan hasil pertama dilakukan setelah benih berumur 17 sampai 21 hari (panjang t 2,5 cm). Pada ukuran tersebut benih lele sudah bisa ditebar pada petak pembesaran secara langsung atau ditebar pada tempat penampungan sambil menunggu pembeli.
ALAT BAHAN PEMANENAN
Alat berupa seser, ember, waring, kantong plastik,  tali karet, tabung udara, dan mangkok kecil. Perhitungan hasil biasanya dilakukan secara manual. Untuk memperoleh benih yang seragam digunakan ember plastik yang berlubang-lubang.

No comments:

Post a Comment