PENYAKIT INFEKSI PADA IKAN LELE
Disusun Oleh :
Barnas Susanto Z, S.St.Pi
NIP. 19850319 201101 1 006
Penyuluh Perikanan Kecamatan karang Agung Ilir
Dinas Perikanan
Kabupaten Banyuasin
2019
2019
BAB 1. DESKRIPSI
Penyakit infeksi (infectious diseases) adalah penyakit
yang disebabkan oleh jasad penyakit. Penyakit infeksi tersebut dapat disebabkan
oleh jasad parasitic, virus, jamur dan bakteri. Infeksi jasad parasitic
tersebut meliputi organisme dari golongan protozoa dan metazoa. Beberapa
penyakit infeksi yang sering menyerang ikan lele adalah sebagai berikut :
BAB 2. Penyakit yang disebabkan oleh Protozoa
Protozoa
adalah hewan kecil yang terbentuk dari satu sel dengan satu membran sel. Pembelahannya dilakukan secara
aseksual. Protozoa merupakan kelompok mikroba yang memiliki keragaman yang
tinggi baik dari segi morfologi maupun ukurannya. Protozoa penyebab infeksi
pada ikan dapat ditularkan secara langsung maupun secara tidak langsung melalui
inang antara. Hal tersebut berkaitan erat dengan siklus hidup protozoa
bersangkutan. Jenis penyakit yang disebabkan oleh protozoa diantaranya adalah
sebagai berikut :
a. Penyakit bintik putih
Penyebab :
- Ichtyphyhirius multifiliis
Gejala
:
-
adanya bintik putih pada permukaan tubuh
-
tubuhnya berwarna pucat
- terlihat megap-megap
-
menggosok-gosokan tubuhnya pada dinding
kolam
Pencegahan :
- peralatan
yang digunakan didesinfeksi
- suhu
dipertahankan 28oC
Pengobatan :
- direndam dengan
larutan formalin 25 cc/m3 yang ditambah dengan Malachite Green 0,15
g/m3 selama 12-24 jam
b. Penyakit gatal
Penyebab :
- Trichodina sp
Gejala :
- ikan lemah
- warna tubuh kusam
- menggosokan tubuhnya pada bagian dinding
Pencegahan :
- perbaikan kualitas air
- menjaga kebersihan sarana budidaya
- mengatur tingkat padat penebaran
Pengobatan :
- direndam
larutan formalin 40 ppm selama 12-24 jam
- direndam Malachite Green 0,1/m3
selama 24 jam
BAB
3. Penyakit yang disebabkan oleh Bakteri
Bakteri
merupakan mikroorganisme dengan struktur intraseluler yang sederhana yang
mempunyai daerah penyebaran luas. Ciri-ciri bakteri adalah berbentuk rantai
atau benang, tumbuh dan bertambah banyak dalam kelompok, mempunyai koloni yang
berwarna dan berkilau atau tidak, membutuhkan media tertentu untuk mengultur,
serta menghasilkan asam atau gas. Penyakit yang
disebabkan oleh bakteri diantaranya adalah :
a.
Aeromonas hydrophila
Penyebab
:
-
bakteri Aeromonas hydrophila
Gejala
:
- kehilangan nafsu makan
- gelembung besar di perut
- luka pada permukaan tubuh
- ikan lemas
Pencegahan :
- mengontrol kualitas air
- mencegah kelebihan pakan
- mengkarantina ikan yang baru datang
- menggunakan vaksin
Pengobatan :
- direndam
dengan larutan oksitetrasiklin 5 ppm selama 24 jam
- direndam
dengan larutan PK dengan dosis 10-20 ppm selama 30-60 menit
b.
Flexibacter columnaris
Penyebab
:
-
bakteri Flaxibacter columnaris
Gejala
:
-
luka pada permukaan tubuh
- terjadi pendarahan
- gerakan renang lambat
Pencegahan :
- pengontrolan kualitas air
- pemberian jumlah pakan yang tepat
- ikan yang baru datang dikarantina
Pengobatan :
- pellet dicampur dengan oksitetrasiklin dengan dosis 50
mg/kg pakan. Obat tersebut diberikan setiap hari selama 7-10 hari
- direndam dengan larutan oksitetrasiklin 5 ppm selama 24
jam
BAB
4.
Penyakit yang disebabkan oleh Virus
Virus adalah penyakit yang hingga kini
belum dapat ditanggulangi oleh obat-obatan. Virus patogen ikan umumnya
berbentuk peluru. Penyakit yang disebabkan oleh virus adalah :
a.
Channel catfish virus
Penyebab
:
-
virus Channel catfish
Gejala
:
- ikan
tampak lemah
- hilang
keseimbangan
- berenang
berputar-putar
- mata
menonjol
Pencegahan
:
- menjaga
kualitas air
- disinfektan
peralatan
- pengeringan
dan pengapuran dasar kolam
Pengobatan :
- penggantian
air setiap 2 hari sekali sampai kesehatan pulih
No comments:
Post a Comment