Tips
budidaya lobster air tawar
Budidaya lobster memang perlu di
pikir matang-matang. Karena modal yang di perlukan relative besar, untuk itu
kami akan memberikan tips budidaya lobster bagi Anda yang akan memulai
usaha budidaya lobster. Mari kitak simak tips di bawah ini.
Gunakan
indukan besar
Gunakan indukan berukuran fisik besar (bisa menghasilkan +/-500 s/d
+/-900 per ekor 1 kali bertelur)sebagai produksi bibit dan untuk mempercepat
pertumbuhan bibit ukuran 2Cm beri makanan ekstra berupa cacing sutra, dan
berikan cacing tanah untuk mempercepat proses bertelur untuk yang dikawainkan,
kemudian perlu Anda ketahui juga pada proses pergantian kulit berarti proses
pertumbuhan,(bertambah besar).Terutama pada proses pembesaran di aquarium,oleh
karena itu guna merangsang pergantian kulit sesering mungkin seiring dengan
seringnya Anda melakukan pergantian air pada aquarium (tiap 3hari atau seMinggu
1kali) tergantung tingkat kekeruhan airnya.
Pengawasan
sesering mungkin
Lakukan pengawasan sesering mungkin, untuk menghidari serangan
sekelompok Lobster lain terhadap Lobster yang sedang mengalami proses ganti
kulit (moulting). Oleh karena pada saat proses moulting, disamping kondisinya
yang lemah,pada saat itu juga mengeluarkan cairan zat yang bisa merangsang
sifat kanibal dan melakukan penyerangan terhadap lobster yang sedang tidak
berdaya. Dan berikan juga pengaman pada tempat (Kolam atau Aquarium) agar
Lobster tidak kabur karena sifat pengembaraanya yang tinggi, dan bisa bertahan
hidup hingga 8 s/d 12 jam diluar kolam/aquarium.
Makanan
tambahan
Berikan makanan tambahan/ekstra, terutama pada malam hari, sekitar
Pkl.19.00~21.00 secukupnya, periksa dan berikan makan berupa pelet, bila sudah
tidak terdapat sisa makanan yang diberikan pada waktu sore hari. Hal ini
dilakukan guna menghinadri saling menyerang diantara sesama Lobster, oleh
karena hewan ini mempuyai sifat kanibalisme yang sangat tinggi di samping itu
aktivitas kelompok hewan ini meningkat pada malam hari termasuk untuk mencari
mangsa. Jenis hewan ini tidak menebar bau anyir/amis seperti jenis udang atau
ikan lainnya, jadi budidaya ternak bisa/layak dilakukan dilingkungan
rumah/tempat tinggal.
Siapkan
kolam untuk pembesaran
Apabila pilihan Budidaya/ternak pembesaran,siapkan kolam untuk
pembesaran mulailah dengan skala kecil dengan tujuan untuk menbisakan pengetahuan
tetang sifat sifat yang spesifk dari hewan ini yang salah satunya adalah sifat
kanibalisme yang tinggi.Agar skala resiko penyusutan pupulasi yang diakibatkan
kematian dan kekurang terampilan bisa ditekan sekecil mungkin jika kelak
memasuki usaha skla besar. Dan apa bila pengetahuan tersebut sudah dibisa,
mulailah dengan prencanaan produksi untuk target panen setiap bulan, untuk
melihat ilustrasi perencanaan.
Memperhatikan
iklim
Pilihan budidaya ternak pembibitan sama dengan halnya dengan langkah
budidaya pembesaran hanya pembibitan lebih sensitif lagi,sebaiknya biarkan s/d
usia +/-1.5 bulan baru pindahkan kekolam pembesaran. Hewan ini memang hidup
lebih sesuai di iklim tropis dengan suhu udara 24 sampai dengan 30 derajat
celcius demikian juga kondisi air, khusus untuk anak yang baru dipisahkan dari
induknya (burayak) pergunakan alat atau cairan pengukur Ph air, kemudian apa
bila Ph air tidak ideal (Ph air ideal untuk LAT = 7 s/d 9 ) bisa diatasi dengan
cara memberikan additive Ph up ataupun Ph Down, guna mempetahankan Ph ideal.
Semua perlengkapan untuk mengontrol keadaan Ph air bisa didapat di tempat
penjualan accessories ikan hias terdekat.
Pilihan
tempat
Rencanakan lokasi penempatan aquarium maupun kolam pemeliharaan
pilih yang nuansanya tidak bising karena hewan ini mudah stress oleh hal-2 yang
demikian,terutama pada proses perkawinan dan kehamilan kemungkinan telur yang
dikandungan akan mudah rontok, sehingga akan menghambat proses pengembang
biakan yang diinginkan. Hindari lingkungan hama pemangsa, tikus, kucing, dan
sejenis nya,dengan memasang pelindung tutup kawat ayam dan sejenisnya.
Ketinggian permukaan air 15 s/d 20 Cm dan supply oksigen yang cukup dengan
memasang aerotor/air stone(gelembug-2 udara) dan Filter pump, agar selalu
terjadi sirkulasi air yang bersih.
OLEH;
BARNAS SUSANTO Z, S.St.Pi
Penyuluh Perikanan Kecamatan Rambutan
Kabupaten Banyuasin
DINAS PERIKANAN
KABUPATEN BANYUASIN
2019

